Kemudian ia bertekat menawar sepi
bagai bangsa lampau melakukan barter,
dengan seonggok sagunya
;memang terlalu jenuh mensnggap hiruk !
kemudian ia beroleh sepi itu,
bagai pada semadhi begawan
dalam gua pewayangannya
kemudian dari sepi itu tampak
olehnya garis besar hidup,
maa diaji dengan berbagai pertanyaanya
No comments:
Post a Comment